Tangkai Pohon yang Hilang
hari terus berganti, detik demi detik terus berjalan, segala urusan silih berganti berdatangan seakan mengingatkan bahwa waktu memang tak pernah berhenti terus berjalan. Seperti di pagi hari ini akhirnya saya bisa menulis lagi setelah sekian lama berhenti menulis. Bukan tanpa alasan kesibukan bekerja dan segala prioritas diutamakan, terpaksa mengesampingkan hal lain yang dirasa belum begitu mendesak untuk dikerjakan. 2025 menjadi moment plot twist antara bahagia dan kesedihan menjadi satu, bagaimana tidak melihat progres diri sendiri yang terlihat ada secercah harapan untuk kedepanya dan mendengar saudara kandung sudah mulai terlihat kemandirian dan harapan untuk kedepanya. Hal tersebut membuat saya menjadi yakin ini adalah buah kesabaran dan tekat jika ingin merubah nasib bahwa dari diri kita lah yang berdoa dan berjuang dengan tidak bergantung pada orang lain. Namun kebahagiaan itu seperti terasa sirna, setelah tujuan yang ingin kita tuju justru pulang terlebih dahulu. Yap kepe...